Menangis Tanpa Sebab

4 Penyebab Seseorang Bisa Menangis Tanpa Sebab

rhisehat.comAda banyak penyebab membuat seseorang bisa menangis. Kondisi ini bisa juga disebabkan oleh kesehatan tubuh. Penyebab menangis sering dikaitkan dengan perasan sedih atau bahagia. Namun, sebagian orang ada yang mengalami dapat meneteskan air mata tanpa penyebab yang jelas.

menangis tanpa sebab

Penyebab normal Anda menangis

Menangis adalah respons emosional yang alami terhadap perasaan tertentu, seperti sedih dan sakit hati. Seseorang juga bisa menangis ketika merasa terharu dan munculnya perasaan bahagia.

Menurut Dr. Rozen dikutip dari situs Cleveland Clinic, menangis karena emosional membuat seseorang jadi lebih baik, melepaskan ketegangan, dan memberi kebangkitan psikis. Menangis juga bertujuan untuk melepaskan masalah atau stres, meluapkan kesedihan, hingga demi mendapat perhatian dan dukungan.

Penyebab Anda bisa menangis tanpa sebab

Menangis tanpa sebab hal ini belum tentu menandakan Anda menangis tanpa sebab, Namun, karena Anda belum mengatahui jelas apa penyebab yang mendasarinya. Berdasarkan kesehatan, ada beberapa kondisi yang bisa membuat Anda meneteskan air mata seperti di bawah ini.

1. Gangguan kecemasan dan stres

Gangguan kecemasan atau generalized anxiety disorder (disingkat GAD) ini menyebabkan seseorang mengalami panik berlebihan, diikuti dengan jantung berdegup kencang, bahkan sulit bernapas. Kondisi ini dapat menjadi alasan mengapa bisa menangis tanda sebab.

Gangguan kecemasan sering terjadi pada wanita. Semua emosi yang ditimbulkan saat gangguan terjadi bisa menyebabkan menangis, padahal tidak merasa sedih atau terharu. Rasa panik membuat mereka ketakutan dan otak mengirimkan sinyal untuk menangis sebagai luapan dari emosi dan stres.

Orang yang mengalami stres biasanya akan mudah mengeluarkan air mata. Ini merupakan cara tubuh untuk mengurangi hormon stres dan cara untuk orang tersebut memperoleh bantuan atau dukungan dari orang lain.

2. Pseudobulbar affect (PBA)

Menangis, marah, dan tertawa yang tak terkendali dan tanpa sebab bisa menjadi gejala dari kondisi pseudobulbar affect (PBA). Ini merupakan kondisi cedera saraf otak sehingga kemampuan untuk mengendalikan emosi terganggu. Penyakit ini disebut juga dengan inkontinensia emosional.

Orang yang memiliki riwayat penyakit stroke, penyakit Parkinson, penyakit Alzheimer, atau multiple sclerosis rentan mengalami penyakit ini. PBA sering keliru didiagnosis sebagai depresi karena gejalanya yang hampir serupa.

Selain menangis, PBA juga dapat membuat seseorang tertawa tiba-tiba tanpa kendali. Gejalanya ini bisa menyulitkan penderitanya ketika berhadapan situasi tertentu.

Penting untuk mengetahui apa penyebab Anda menangis sambil tertawa. Apalagi jika kondisi tersebut terjadi tiba-tiba dan tidak bisa dikendalikan. Beberapa kondisi seperti PBA atau gangguan kecemasan perlu mendapat perawatan lebih lanjut.

3. Mengalami premenstrual dysphoric disorder

PMDD atau premenstrual dysphoric disorder adalah kondisi yang mirip PMS tapi dengan gejala lebih parah. Seseorang dengan PMDD akan mengalami gejala PMS yang lebih parah diikuti dengan tegang, depresi, dan lebih cepat marah.

Biasanya, kondisi ini menyerang wanita yang memang memiliki ganggguan kecemasan atau depresi. Penyebab belum diketahui secara pasti, tapi ahli percaya bahwa kondisi ini berkaitan dengan perubahan hormon sepanjang siklus menstruasi, salah satunya serotonin.

Perasaan sedih yang dirasakan saat mengalami PMDD bisa membuat seseorang dapat berpikiran untuk melakukan bunuh diri, menurut Women’s Health. Itulah sebabnya, perasaan wanita dengan PMDD kadang tidak terkontrol dan membuat mereka jadi sering meneteskan air mata.

4. Depresi

Menangis tanpa sebab juga bisa menjadi pertanda depresi. Depresi membuat pengidapnya terus-menerus merasa sedih, sehingga sangat mungkin untuk menangis.

Depresi adalah gangguan suasana hati yang bisa menyebabkan perasaan sedih terus-menerus dan hilang minat pada berbagai hal yang disukainya. Hal tersebut dapat membuat pengidapnya tidak menemukan kesenangan dalam hidup, putus asa, merasa hampa, hingga berpikiran untuk bunuh diri. Orang yang mengalami tanda-tanda depresi maka perlu menjalani pengobatan segera.

Menangis tanpa sebab tidak selalu berarti ada yang salah. Namun, penting untuk mengetahui kapan Anda harus mendapatkan bantuan.

Anda mungkin mempertimbangkan untuk mencari pengobatan jika kondisi menangis tanpa alasan terjadi seperti di bawah ini :

  1. Sering dan berkelanjutan
  2. Di luar kendali
    Sering membuat Anda kesal
  3. Muncul bersamaan dengan perasaan rendah atau gelisah secara umum
  4. Terjadi dengan perubahan suasana hati yang kuat atau perubahan suasana hati
  5. Mengganggu kehidupan sehari-hari Anda seperti memengaruhi kemampuan untuk bekerja, menyebabkan masalah dalam hubungan, dan lain sebagainya.

    Jadi, jangan ragu untuk berkonsultasi untuk mendapatkan perawatan yang tepat agar kondisinya tidak bertambah parah.

hellosehat

Semoga Bermanfaat 😊
- Salam Sehat Bersama Reza Herbal Indonesia -