Mengenal Biang Keringat

Kenali Biang Keringat

Biang keringat (miliaria) merupakan salah satu ruam kecil berwarna merah yang menonjol yang mengakibatkan sensai rasa gatal dan perih kebanyakan biang jerigat sering dialami oleh bayi namun orang dewasa juga mengalaminya.
Kenapa bayi lebih rentan mengalami biang keringat ?
Hal ini dikarenakan kelenjar keringat bayi masih dalam tahap perkembangan sehingga kemampuan untuk mengeluarkan keringat masih belum optimal.
Bagian tunuh yang rentan terkena biang keringat adalah wajah, leher, dan selangkangan.

Jenis - Jenis Biang Keringat

1. Miliaria kristalina, jenis biang keringat ini sangat ringan yang terjadi pada lapis    teratas kulit, biang keringat ini tidakmenimbulkan tidak gatal dan perihnamun hanya   kemunculan bintil bintil kecil yang berisi cairan jernih.
2. Miliaria profunda, jenis biang keringat ini jarang sekali terjadi, terjadi pada bagian  dermis kulit. Gejala yang terjadi bintik besar dan lebih keras. Meski jarang dialami,      biang keringat satu ini bersifat kronis dan sering kambuh.
3.Miliaria rubra, terjadi pada bagian dalam kulit yang lebih dalam, kondisi ini banya    dialami orang dewasa dari pada anak anak. Gejala yang dialami bintik merah disertai        rasa gatal dan menyengat
4. Miliaria pustulosa, biang keringat ini perkembangan dari miliaria rubra yang            mengalami peradangan.Tanda dari miliaria pustola yaitu bintil merah yang terisi    nanah (pustule) sehingga berubah warna menjadi putih atau kuning. Adanya pustule        ini menandakan mulai terjadinya infeksi kulit

Penyebab Biang Keringat

Penyebab dari biang keringat yaitu tersumbatnya kelenjar keringat yang memicu timbulnya ruam dan peradangan.Adapun faktor yang menyebabkan biang keringat.

1. Kepanasan

        Salah satu faktor ini karena memakai pakaian tebal pada musim panas atau menggunakan selimut pada suhu yang panas.

2. Iklim tropis

        Iklim cuaca panas dan lembab merupakan pemicu biang keringat

3. Aktivitas fisik

        Aktivitas seperti berolahraga yang menyebabkan tubuh mengeluarkan banyak keringat dapat menjadi salah satu pemicu biang keringat.

4.Kelenjar keringat belum berkembang

       Kelenjar keringat pada bayi belum berkembang sehingga keringat mudah tertahan pada kulit. Oleh karena itu biang keringat lebih banyak terjadi pada bayi.

5.Obesitas

      Orang yang obesitas lebih beresiko mengalami biang keringat dibagian lipatan lipatan seperti perut, leher, dan selangkangan.

Cara Mengatasi Biang Keringat

Biang kerigat tidak memerlukan tindakan medis yang serius. anda dapat melakukan beberapa hal dibawah ini untuk mengatasi biang keringat :

1. Menjaga kulit tetap dingin, misalnya dengan berendam dan mandi.
2. Meminum banyak air putih agar tidak dehidrasi
3. Mengompres bagian ruam dengan kain dan es batu selama 20 menit
4. Membersihkan ruam dengan air mengalir dan sabun
5. Menaburkan talek atau bedak khusus pada ruam
6. Memakai pakaian longgar agar tidak menghambat keluarnya keringat
7. Menghindari tempat yang terlalu panas dan terlalu lembp

Mencegah Biang Keringat

Cara mencegah pertumbuhan biang keringat yaitu dengan menghindari faktor penyebab biang keringat agar terhindar penyumbatan keringat pada kulit.Ada beberapa cara pencegahan agar terhindar dari biang keringat diantaranya :

1. Tidak menggunakan pakaian yang terlalu ketat dan tebal pada saat cuaca panas
2. Selalu menyeka keringat setelah beraktivitas
3. Menggunakan sabun yang berbahan dasar lembut dan tidak mengandung parfum
4. Menjaga kulit agar tetap sejuk dan dingin