Wajib Tahu! Ini Perbedaan Daging Sapi Yang Baik dan Buruk Bagi Tubuh

Wajib Tahu! Ini Perbedaan Daging Sapi Yang Baik dan Buruk Bagi Tubuh

Bagi masyarakat Indonesia, daging sapi bukanlah hal yang istimewa. Semua orang pasti pernah mengonsumsi daging sapi, mungkin untuk orang yang mampu makanan yang satu ini sudah biasa mereka konsumsi.

Tahukah Anda ?

Daging sapi adalah salah satu jenis daging merah yang mengandung zat besi lebih tinggi dibandingkan ayam atau ikan.

Kebanyakan orang biasanya mengonsumsi daging sapi sebagai daging panggang, iga, steik, hingga topping utama hamburger.

Apakah Anda pernah berpikir bahwa ketika kita mengosumsi daging sapi, daging tersebut baik untuk tubuh kita? atau Anda masih tidak tahu bagaimana cara membedakan mana daging yang baik dan buruk bagi tubuh ?

 

Berikut sedikit penjelasan yang telah rhisehat.com rangkum dari berbagai sumber :

Ciri-ciri daging sapi yang segar dan sehat:

 

1. Daging berwarna alamiah, yaitu merah segar
2. Daging sapi muda berwarna merah muda
3. Berbau khas daging sapi
4. Teksturnya kenyal dan padat
5. Daging berserat halus dan sedikit berlemak
6. Lemak berwarna kuning
7. Permukaan relatif kering
7.Untuk lebih meyakinkan, ada cap rumah potong hewan (RPH) yang menunjukkan bahwa daging sapi berasal dari sapi yang sehat, layak potong, dan disembelih dengan cara yang benar

 

Ciri-ciri daging sapi yang yang sudah jelek atau mengarah pada kondisi busuk:

 

1. Warna daging kebiruan
2. Berbau busuk
3. Lemak sudah lembek
4. Daging berlendir
5. Dihinggapi lalat
6. Tempat penjualannya cenderung tidak higienis

 

Selain dagingnya kurang segar, Anda juga harus mewaspadai daging sapi gelonggongan.